Merdeka45 News| Pemalang – Ratusan penari dari 14 sanggar tari di Kabupaten Pemalang memeriahkan Peringatan Hari Tari Dunia 2026 di Pantai Widuri Pemalang, Jumat (8/5/2026).

Acara kolaborasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pemalang dan Forum Silaturahmi Sanggar Tari (FSST) ini diikuti sekitar 200 penari.

Dalam sambutannya, Kepala Disparbud Kabupaten Pemalang, Fera Djokosusanto mengatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan Peringatan Hari Tari Dunia ini adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni tari sekaligus mempererat silaturahmi antar sanggar tari di Kabupaten Pemalang.

“Selain itu untuk melestarikan budaya daerah dan memperkuat identitas budaya nasional,” jelasnya.

Adapun tema yang diangkat pada peringatan Hari Tari Dunia tahun ini yakni “Menari Bersama Alam, Harmoni Gerak Jiwa dan Semesta”. Fera menerangkan tema ini mengandung makna bahwa seni tari tidak terlepas dari hubungan manusia dengan alam, gerak, jiwa dan semesta.

Sementara itu, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasinya kepada seluruh penari dan sanggar yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, Hari Tari Dunia sejatinya diperingati setiap 29 April yang bertepatan dengan hari kelahiran koreografer asal Prancis, Jean-Georges Noverre. Meski pelaksanaannya digelar pada hari ini, menurutnya tidak mengurangi kemeriahan acara.

“Anak-anak semua sudah berlatih keras, meluangkan waktu dan tenaga untuk tampil. Ini memerlukan apresiasi. Terima kasih kepada seluruh panitia dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang sudah memberikan ruang ekspresi bagi para penari untuk menunjukkan hasil latihan dan bakatnya,” ucapnya.

Anom berharap kegiatan seni tari tidak hanya digelar dalam acara formal, namun juga dapat tampil di ruang-ruang publik terbuka sebagai bentuk ekspresi kecintaan terhadap budaya bangsa.

“Saya berharap teman-teman sanggar tari bisa tampil di ruang publik seperti Pantai Widuri, City Walk, pendopo maupun tempat terbuka lainnya. Ini bagian dari ekspresi dan kecintaan kita terhadap budaya bangsa sendiri,” pungkasnya.

Eddy

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *