Merdeka45 News| Dharmasraya – Perjalanan panjang pengabdian Medison, S.Sos., M.Si. dalam dunia birokrasi Pemerintah Kabupaten Solok menjadi salah satu kisah karier aparatur sipil negara yang sarat pengalaman dan konsistensi. Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi, ia akhirnya menuntaskan tugasnya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok.

Sosok Medison dikenal sebagai birokrat yang meniti karier dari bawah. Ia memulai pengabdian sebagai aparatur sipil negara pada tahun 1994 dengan penempatan pertama sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Kantor Camat Pulau Punjung.

Saat itu, wilayah tersebut masih berada di bawah administrasi Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung, sebelum pemekaran daerah menghasilkan Kabupaten Dharmasraya. Pengalaman awal ini menjadi fondasi penting dalam membentuk pemahamannya terhadap pemerintahan tingkat akar rumput.

Dari penugasan di tingkat kecamatan, Medison mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai aparatur yang mampu bekerja secara teknis sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Hal ini menjadi modal penting dalam perjalanan kariernya.

Kepercayaan terhadap dirinya terus meningkat hingga ia dipercaya menduduki jabatan Camat Lubuk Tarok di Kabupaten Sijunjung. Di posisi ini, ia mulai dikenal sebagai pemimpin wilayah yang dekat dengan masyarakat.

Tidak lama kemudian, Medison kembali mendapat amanah sebagai Camat Kamang Baru. Pengalaman di dua wilayah kecamatan tersebut semakin memperkuat kemampuannya dalam memimpin dan mengelola pelayanan publik di tingkat lokal.

Kariernya kemudian berlanjut ketika ia dipercaya sebagai Kepala Badan PMPN. Jabatan ini menjadi ruang lebih luas bagi Medison untuk terlibat dalam kebijakan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan nagari.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting ketika ia kemudian memasuki lingkup pemerintahan Kabupaten Solok. Di daerah ini, ia dipercaya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN).

Dalam jabatan tersebut, Medison banyak berperan dalam memperkuat sistem pemerintahan nagari serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Kinerjanya yang dinilai baik membuatnya kembali dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Posisi ini memperluas tanggung jawabnya dalam pengelolaan pembangunan daerah.

Sebagai Asisten II, ia terlibat dalam koordinasi berbagai program strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, hingga peningkatan pelayanan publik.

Puncak karier birokrasi Medison di Kabupaten Solok dimulai saat ia dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah pada tahun 2021. Jabatan ini menjadi penegasan atas kepercayaan pimpinan daerah terhadap kapasitasnya.

Setahun kemudian, pada 2022, Medison resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah definitif Kabupaten Solok. Ia memegang peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah.

Selama menjabat Sekda, Medison dikenal mendorong reformasi birokrasi, peningkatan disiplin ASN, serta efisiensi anggaran. Gaya kepemimpinannya yang tegas namun komunikatif membuatnya disegani di lingkungan pemerintahan.

Setelah menapaki perjalanan panjang lebih dari tiga dekade, Medison akhirnya menuntaskan pengabdiannya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok.

Jejak pengabdiannya menjadi bagian penting dalam perjalanan birokrasi daerah dan meninggalkan warisan pengalaman bagi generasi ASN berikutnya.

TIMMN45

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *