Merdekaa45 News| Way Kanan – Suasana religius sekaligus penuh kebersamaan terasa kuat di Lapangan Buway Pemuka, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Selasa (28/4/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi untuk mengikuti Istighotsah dan Pengajian Akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam rangka memperingati hari jadi ke-27.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama perayaan, menghadirkan Ustadzah Munadhiroh, S.Sos.I., sebagai penceramah. Sejak pagi, masyarakat tampak antusias berdatangan, memadati area lapangan hingga halaman kantor pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Machiavelli, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah mengajak masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai ajang refleksi dan penguatan spiritual. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata bergantung pada kerja fisik, tetapi juga membutuhkan kekuatan doa dan niat yang tulus.
“Melalui istighotsah dan pengajian ini, kita memohon agar seluruh doa yang dipanjatkan diijabah oleh Allah SWT, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Way Kanan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena masyarakat masih diberi kesempatan untuk berkumpul dalam suasana penuh keberkahan. Menurutnya, kekompakan antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan secara parsial. Sinergi seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kebersamaan adalah kekuatan utama dalam memajukan Kabupaten Way Kanan,” kata dia.
Lebih lanjut, Ayu mengajak masyarakat untuk terus mendoakan daerah agar senantiasa mendapatkan keberkahan serta dipimpin oleh sosok yang amanah. Ia juga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat menjadi ruang untuk memperbaiki diri dan menambah wawasan keislaman.
Sementara itu, pengajian yang disampaikan Ustadzah Munadhiroh berlangsung khidmat. Tausiah yang dibawakan menekankan pentingnya meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Tak hanya menjadi ajang spiritual, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebahagiaan melalui pembagian doorprize. Hadiah utama berupa paket umrah untuk tiga orang jamaah disiapkan panitia dan akan diundi di akhir acara. Para pemenang direncanakan diberangkatkan pada tahun ini bersama empat penerima hadiah serupa dari tahun sebelumnya.
Bagi sebagian warga, kesempatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Namun lebih dari itu, kebersamaan dalam doa dan suasana religius menjadi hal yang paling berkesan.
Di akhir sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan hari jadi ke-27 Kabupaten Way Kanan.
“Terima kasih atas kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat. Semoga Way Kanan terus maju, aman, dan diberkahi. Selamat hari jadi ke-27 Kabupaten Way Kanan,” tutupnya.
Perayaan ini tidak hanya menjadi simbol bertambahnya usia daerah, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun Way Kanan ke arah yang lebih baik.
Erwin











