Nasional

Lakukan Rehabilitasi Lahan Sawah Pascabencana, Wabup Cek Kesiapan Teknis

×

Lakukan Rehabilitasi Lahan Sawah Pascabencana, Wabup Cek Kesiapan Teknis

Share this article

Merdeka45 News| Solok – Pemerintah Kabupaten Solok mulai melakukan langkah nyata rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana hidrometeorologi.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, turun langsung meninjau kesiapan teknis lokasi ground breaking rehabilitasi lahan sawah di Jorong Munggu Tanah, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Rabu (14/01/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal menjelang pelaksanaan ground breaking yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/01/2026).

Program rehabilitasi ini merupakan program strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam rangka percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana di Kabupaten Solok.

Mewakili Bupati Solok, Wabup Candra didampingi Asisten II Jefrizal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Susi Susianti Saidani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asnur, Kalaksa BPBD Khairul, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Djoni, serta Kepala Dinas Pertanian Deslirizaldi.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Solok disambut oleh Direktur Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dhani Gartina, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Candra menerima paparan terkait kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan yang direncanakan akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat dan Wakil Menteri Pertanian RI.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, Muhammad Djoni, melaporkan bahwa pengaturan lalu lintas dan area parkir telah dipersiapkan guna mendukung kelancaran kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asnur, menyampaikan kesiapan personel kebersihan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Direktur Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dhani Gartina, menjelaskan bahwa rehabilitasi akan difokuskan pada lahan pertanian dengan tingkat kerusakan ringan dan sedang. Ia juga memastikan bahwa anggaran rehabilitasi telah tersedia dan siap direalisasikan.

“Anggarannya sudah tersedia, termasuk KPA di tingkat provinsi. Hari ini dan besok kami dorong proses kontrak,” ujar Dhani.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk kegiatan Optimalisasi Lahan (OPLAH), pembangunan bangunan konservasi, pembuatan parit, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Solok.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Presiden Republik Indonesia, dan Menteri Pertanian atas perhatian serta dukungan terhadap petani di Kabupaten Solok.

“Insyaallah melalui komitmen yang akan dituangkan dalam SPK, rehabilitasi lahan sawah terdampak ini dapat segera dikerjakan sehingga petani bisa kembali berproduksi dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih,” ujarnya.

Dhani Gartina menambahkan bahwa seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, penyelesaian hingga masa tanam, ditargetkan rampung pada Januari hingga Februari 2026.

“Kami mohon dukungan penuh Pemerintah Daerah untuk mengawal kegiatan tahap pertama ini agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi petani,” pungkasnya.

Yef

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *