Solok| Merdeka45 News – Pemerintah Kabupaten Solok terus memantapkan persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026.

Sebagai langkah menjaga stabilitas daerah, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH memimpin langsung Focus Group Discussion (FGD) terkait upaya menjaga kondusivitas pelaksanaan Pilwana di 23 nagari yang tersebar pada 11 kecamatan, Senin (29/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok itu dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, SHI, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kabupaten Solok, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Solok.

Dalam arahannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa Pemilihan Wali Nagari merupakan agenda demokrasi penting di tingkat pemerintahan nagari yang menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan di tengah masyarakat.

Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.

“Pemilihan Wali Nagari adalah bagian dari proses demokrasi yang harus kita jaga bersama. Perbedaan pilihan adalah sesuatu yang biasa, namun jangan sampai menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” tegas Jon Firman Pandu.

Ia menekankan bahwa demokrasi harus dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai persatuan, kebersamaan, serta tetap mengedepankan proses yang jujur, adil, aman, dan bermartabat demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat nagari.

Bupati juga menginstruksikan seluruh camat di Kabupaten Solok agar lebih aktif membangun koordinasi dengan pemerintah nagari, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur terkait lainnya guna mengantisipasi berbagai potensi konflik yang mungkin muncul selama tahapan Pilwana berlangsung.

Langkah pencegahan dini, menurut Bupati, menjadi hal penting agar seluruh proses demokrasi di nagari dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan persoalan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu Wakil Bupati Solok H. Candra, SHI, dalam kesempatan yang sama mengajak seluruh elemen pemerintah kecamatan, panitia penyelenggara, serta masyarakat untuk menjaga komunikasi dan membangun suasana yang sejuk sepanjang tahapan Pilwana berlangsung.

Menurut H. Candra, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik antar semua pihak menjadi faktor penting dalam mencegah munculnya kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan Pilwana Serentak ini sebagai pesta demokrasi masyarakat nagari yang penuh kebersamaan. Hormati setiap proses dan apa pun hasil yang nantinya ditetapkan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Di sisi lain, unsur Forkopimda Kabupaten Solok juga menyampaikan komitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari Serentak melalui pengamanan terpadu dan berbagai langkah preventif demi memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan tertib.

Melalui Focus Group Discussion ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap seluruh unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder dapat bersatu menjaga stabilitas daerah sehingga Pilwana Serentak di 23 nagari berjalan sukses, aman, damai, serta melahirkan pemimpin nagari terbaik untuk masa depan Kabupaten Solok.

(TIMMN45)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *