Merdeka45 News| Arosuka, Sumatera Barat — Komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam meningkatkan gizi masyarakat terus diperkuat. Hal itu tampak saat Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau Dapur Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) di Batang Barus Arosuka, Selasa (07/10/2025).
Turut hadir Wakil Bupati Solok H. Candra, Kadis Kesehatan Zulhendri, Kadis Disdikpora Elafki, unsur Forkopimcam, serta Kepala SPPG Batang Barus Arosuka Ilham Wahab.
Dalam kesempatan itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan bahwa keberadaan dapur SPPG merupakan bukti kehadiran negara dalam menjamin asupan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dasar.
“Pemerintah hadir memastikan anak-anak kita mendapatkan makanan bergizi, aman, dan sehat,” ujar Bupati Solok.
Bupati menambahkan, SPPG Batang Barus Arosuka merupakan dapur pertama di Kabupaten Solok. Hingga kini, sudah berdiri delapan unit dapur SPPG di berbagai wilayah sebagai bagian dari perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kadis Kesehatan Zulhendri menegaskan, pihaknya rutin melakukan pengawasan dan pemeriksaan mutu pangan guna menjamin keamanan serta kelayakan gizi dari setiap makanan yang diproduksi.
“Kami lakukan kontrol secara berkala agar kualitas makanan tetap terjaga,” terangnya.
Sementara itu, Andre Rosiade memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok atas pelaksanaan program gizi yang dinilai sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Program ini sangat bagus, apalagi dengan adanya pengawasan dari Dinas Kesehatan. Ini bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap rakyat,” ujarnya.
Andre juga menilai program SPPG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal, karena para pekerja dapur direkrut dari masyarakat sekitar.
Menanggapi isu dugaan keracunan dalam pelaksanaan MBG, Andre menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dan meminta agar kejadian tersebut dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pelaksanaan di lapangan.
“Yang bekerja di sini masyarakat sekitar, bahkan orang tua dan keluarga anak-anak penerima MBG. Tidak mungkin mereka ingin mencelakai keluarganya sendiri,” tegasnya.
Usai meninjau dapur SPPG, rombongan melanjutkan kunjungan ke SDN 20 Koto Gaek Guguak untuk menyerahkan secara langsung paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa.
Suasana hangat dan antusias tampak dari wajah anak-anak serta para wali murid yang menyambut kehadiran rombongan. Mereka mengaku sangat terbantu oleh program MBG yang meringankan kebutuhan harian dan mendukung tumbuh kembang anak-anak mereka.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa program gizi bukan sekadar bantuan sosial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membangun generasi Solok yang sehat, cerdas, dan mandiri.
Tim45MN











