KOTA SOLOK| Merdeka45 News – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, menegaskan bahwa keberhasilan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak cukup diukur dari tercapainya target pekerjaan. Di balik capaian tersebut, integritas, etika, dan tanggung jawab menjadi fondasi utama dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas dan dipercaya masyarakat.

Penegasan itu disampaikan H. Amril saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Senin (6/7/2026).

Apel rutin tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat komitmen aparatur dalam meningkatkan disiplin kerja, profesionalisme, dan akuntabilitas.

Dalam arahannya, H. Amril menginstruksikan seluruh ASN agar segera menuntaskan pengisian e-Kinerja paling lambat pertengahan Juli 2026.

Menurutnya, penyelesaian e-Kinerja merupakan bentuk pertanggungjawaban setiap pegawai atas tugas dan amanah yang telah diberikan negara.

Namun, menurut H. Amril, capaian administrasi semata tidak akan bermakna apabila tidak dibarengi dengan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai dasar ASN.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh pegawai agar menjadikan kode etik dan kode perilaku ASN Kementerian Agama sebagai pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan.

“Kode etik dan kode perilaku ASN jangan hanya dibaca, tetapi harus kita aplikasikan dalam lingkungan kantor. Setiap dari kita memiliki tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa integritas bukan sekadar slogan dalam berbagai kegiatan seremonial, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam budaya kerja sehari-hari. Mulai dari kedisiplinan, kejujuran, loyalitas terhadap aturan, hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat, semuanya menjadi ukuran profesionalisme seorang ASN.

H. Amril juga mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat semangat melayani, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Menurutnya, lingkungan kerja yang sehat akan melahirkan pelayanan yang semakin efektif, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Apel gabungan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen seluruh ASN agar mampu menjawab tantangan birokrasi yang semakin dinamis. ASN dituntut tidak hanya bekerja cepat, tetapi juga bekerja benar, jujur, dan bertanggung jawab.

Melalui pengarahan itu, H. Amril berharap budaya integritas semakin mengakar di lingkungan Kementerian Agama Kota Solok. Dengan integritas sebagai jati diri, ASN diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

TIM45 NEWS

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *