Merdeka45 News| Jakarta – Ribuan jamaah dengan penuh antusias menghadiri acara “Gebyar Sholawat Jelambar Cinta Nabi” yang diselenggarakan oleh Remaja Islam Masjid Jami Al-Islamiyah (RISMAL) pada Jumat malam (21/11/2025). Acara yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini, berlangsung di pertigaan Masjid Jami Al-Islamiyah, Jelambar, Jakarta Barat, mulai pukul 20.00 WIB.
Acara ini dihadiri oleh para ketua masjid, musholla, dan organisasi kepemudaan di wilayah Jelambar dan sekitarnya. Turut hadir Ketua RW 007, Bapak Dwi Purnomo, Ketua MUI Kecamatan Grogol Petamburan, Bapak Azizi, serta Ketua RW 010. Ribuan jamaah tumpah ruah memadati halaman masjid dan jalan di sekitar Jalan Jelambar Kebon Pisang, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lantunan sholawat yang merdu menggema, menambah kekhusyukan suasana.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia RISMAL, Muhammad Reza Pratama, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama dan dukungan dari semua pihak, sehingga acara ‘Gebyar Sholawat Jelambar Cinta Nabi’ ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Reza juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara. “Sebagai manusia, tentu kami tidak luput dari kesalahan. Kami mohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Semoga dengan acara ini, kita bisa lebih mudah mempersatukan remaja di wilayah Jelambar Kebon Pisang untuk semakin mencintai Nabi Muhammad SAW dan agama Islam,” tambahnya.
Ketua DKM Masjid Jami Al-Islamiyah, Bapak H. Juhriah, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jamaah, hadirin, para donatur, dan semua pihak yang telah meluangkan waktu serta menyisihkan sebagian hartanya untuk mendukung terselenggaranya acara ini. “Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat ganda,” tuturnya.
“Acara peringatan ini merupakan tradisi mulia yang sudah lama dijalankan oleh Masjid Jami Al-Islamiyah. Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat silaturahmi, menyatukan langkah antara pengurus masjid, musholla, para remaja masjid dan musholla, serta seluruh masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kita meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjaga kebersamaan dalam kebaikan,” lanjutnya.
Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada para remaja masjid yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini. “Semoga semangat mereka menjadi contoh bagi generasi penerus dan membawa keberkahan bagi masjid kita,” pungkasnya.
Ketua RW 007, Bapak Dwi Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para remaja masjid yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para remaja masjid yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. Semoga semangat dan perjuangan mereka menjadi contoh baik bagi generasi muda, sehingga dapat mengisi kegiatan positif dan menjaga lingkungan tetap aman, harmonis, dan bersahabat,” ujarnya.
“Mari kita terus mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan, mendukung para remaja, serta menjadikan wilayah Jelambar Wijaya Kusuma, Jelambar, dan Kecamatan Grogol Petamburan agar menjadi lingkungan yang rukun dan penuh kebaikan. Semoga peringatan Maulid ini membawa keberkahan, rahmat, serta hidayah bagi kita semua, dan menjadikan kita manusia yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.
Di sela-sela acara, panitia juga memberikan doorprize kepada jamaah yang hadir. Pembagian kupon telah dilakukan sebelumnya, dengan total sekitar 1100 kupon. Pada pembacaan pertama, 10 kupon diumumkan, menambah semarak suasana.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an yang dibawakan oleh Qori Internasional, Ustadz H. Salman Amrillah. Dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an selama kurang lebih 15 menit, Ustadz Salman berhasil menghipnotis jamaah. “Suasananya begitu khidmat dan penuh dengan kerinduan kepada Rasulullah,” ujar seorang jamaah yang hadir, menggambarkan betapa merdunya suara khas Ustadz Salman.
Puncak acara adalah gema sholawat bersama Ustadz Syakir Daulay. Dalam pesannya, Ustadz Syakir Daulay memberikan edukasi kepada jamaah agar selalu mengistikomahkan sholawat. “Dengan istiqomah bersholawat, kita akan selalu diberikan kemudahan dan jalan keluar dalam berbagai masalah kehidupan serta diberikan rezeki dari arah yang tak disangka. Apabila hati sedang gundah gulana, perbanyaklah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW agar kelak kita mendapatkan syafaatnya,” ujarnya.
Dengan suara emasnya, Ustadz Syakir Daulay melantunkan syair-syair tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW. “Jangan tinggalkan sholawat, perbanyaklah sholawat! Sholawat dan sholawat yang kelak akan memberikan ketenangan hati dan kemudahan dalam hidup,” serunya dalam arahannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah inti atau tausyiah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh penceramah kondang yang lebih akrab dipanggil Ustadz Tile.
Dalam ceramahnya, Ustadz Tile menyampaikan, “Kalau bisa, kita jangan cuma tahu dengan kitab Berjanzi bacaranya saja , tapi artinya juga harus tahu. Karena kalau kita tahu artinya, kita akan lebih cinta sama Rasulullah.” Ustadz Tile juga mengarahkan agar umat Muslim memuliakan anak yatim dan orang miskin, karena Rasulullah SAW sangat mencintai kaum miskin. “Doa yang cepat tembus kepada Allah adalah doa kaum miskin,” ujarnya.
Ustadz Tile juga menceritakan betapa sakit dan pedihnya jika kita merasakan bagaimana derita kaum miskin. “Maka dari itu, kalau kita cintai Rasul, berbagi kebahagiaanlah dengan anak yatim dan kaum miskin. Bahkan, ada doa Rasul yang jarang kita panjatkan, yakni Rasul berdoa ingin selalu bersama kaum miskin dan anak yatim piatu,” imbuhnya.
Acara diakhiri dengan doa penutup, sekaligus melantunkan kembali sholawat. Host dari kalangan artis, Bang Zidni Adam, membuat suasana semakin hidup. Sebelum jamaah meninggalkan acara, Bang Zidni Adam kembali membagikan hadiah yang sudah dijanjikan.
“Alhamdulillah, hadiah telah dibagikan kepada yang beruntung pada malam ini,” kata Ustadz Safari dalam himbauannya.
“Alhamdulillah, jamaah pulang ke tempat masing-masing dengan aman dan penuh dengan wajah yang penuh harapan bahwa sholawat adalah sarana yang bisa kita harapkan untuk mendekatkan diri kepada Nabi dan Rasul-Nya.”
Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan umat Muslim kepada Nabi Muhammad SAW serta mempererat tali silaturahmi antar warga Jelambar dan sekitarnya.
Red : Yayan











