Nasional

Sumatera Barat Kabupaten Solok Sekda Medison: Sinergi OPD Kunci Efektivitas Program dan Pelayanan Publik.

×

Sumatera Barat Kabupaten Solok Sekda Medison: Sinergi OPD Kunci Efektivitas Program dan Pelayanan Publik.

Share this article

Solok Merdeka45News.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok yang digelar di Arosuka, Senin (02/02/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Staf Ahli, para Asisten, serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi agenda dan tantangan pembangunan daerah ke depan.

Dalam arahannya, Sekda Medison menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan secara parsial atau berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kesamaan persepsi, keselarasan visi, serta kekompakan seluruh perangkat daerah agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar efektif, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Pemerintahan yang kuat bukan hanya dibangun dari regulasi, tetapi dari kolaborasi. Kita harus memastikan setiap kebijakan lahir dari dialog, setiap program tumbuh dari sinergi, dan setiap pelayanan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Medison.

Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antar OPD. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kekompakan dan keseriusan seluruh perangkat daerah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Seluruh OPD harus memiliki pemahaman yang sama terhadap prioritas pembangunan daerah. Dengan koordinasi dan komunikasi yang baik, program yang dilaksanakan akan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Rapat koordinasi ini juga dimanfaatkan untuk menyelaraskan program kerja lintas OPD, mengevaluasi capaian kinerja, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, dan mengoptimalkan pemanfaatan anggaran secara efektif dan efisien.

Lebih lanjut, Sekda Medison mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja aparatur yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada hasil.

Ia menilai aparatur pemerintah merupakan representasi negara di mata masyarakat, sehingga setiap tindakan dan kebijakan harus mencerminkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kepentingan publik.

“Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang hadir, mendengar, dan bekerja. Pemerintahan yang tidak hanya mengatur, tetapi juga melayani. Tidak hanya merencanakan, tetapi juga menuntaskan,” tambahnya.

Selain evaluasi program, rapat koordinasi tersebut juga membahas pelaksanaan program MBG yang hingga saat ini masih terdapat 29 yayasan yang belum berjalan.

Terkait hal itu, Sekda meminta OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan terhadap lokasi dan titik MBG yang belum beroperasi, sehingga kendala yang dihadapi dapat diketahui dan segera dicarikan solusi yang tepat.

“Program prioritas daerah dan MBG bukan sekadar agenda, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid dan tanggung jawab bersama,” pungkas Sekda.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap tercipta kesamaan persepsi, sinergi, serta semangat kebersamaan antar OPD dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

TIMMN45

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *