
Solok Merdeka45News.com — Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan fokusnya pada program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu tahun 2026. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) PKK dan Posyandu Tingkat Kabupaten Solok yang digelar di Ruang Rapat Setda Baru Gedung C, Arosuka, Senin (2/2/2026).
Rakor dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos, M.Si, yang mewakili Bupati Solok. Kegiatan ini dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si, Staf Ahli TP-PKK Ny. Lian Octavia Candra, S.Pd, Kepala BNN Kabupaten Solok, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala OPD terkait, Camat dan Wali Nagari se-Kabupaten Solok, serta Ketua TP-PKK Kecamatan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu menekankan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga.
Program kerja TP-PKK Tahun 2026 telah diselaraskan dengan kebijakan nasional dan provinsi, dengan fokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, ketahanan keluarga, kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, serta ketahanan pangan.
“PKK hadir dari, oleh, dan untuk masyarakat. Melalui Rakor ini, kami ingin memastikan seluruh program PKK dan Posyandu berjalan selaras, terintegrasi, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat dasawisma,” ujarnya.
Sekda Medison menyampaikan apresiasi atas peran aktif TP-PKK dan kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara OPD, pemerintah kecamatan dan nagari, serta kader PKK–Posyandu agar program prioritas daerah berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Transformasi Posyandu menuju pelayanan berbasis enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) membutuhkan dukungan semua pihak. Pemerintah daerah siap memperkuat pembinaan, pendataan, dan integrasi program agar Posyandu benar-benar menjadi pusat layanan masyarakat,” tegas Sekda.
Rakor ini juga menjadi wadah penyamaan persepsi terkait program prioritas PKK dan Tim Pembina Posyandu Tahun 2026, termasuk penguatan pendataan berbasis dasawisma, percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan keluarga, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di seluruh nagari.
Melalui Rakor ini, Pemkab Solok berharap terbangun sinergi dan langkah nyata dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah yang madani dan berkeadilan.
TIMMN45











