Merdeka45 News| Agam – DPW AGPAII Sumatera Barat bersama DPD AGPAII Kota Pariaman, pada Sabtu, 13 Desember 2025, turun langsung ke lokasi musibah galodo dan banjir bandang terparah di Sumatera Barat yang melanda Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kehadiran pengurus AGPAII tersebut tidak hanya membawa bantuan, namun juga sebagai wujud kepedulian dan empati untuk merasakan langsung duka para korban, khususnya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) beserta keluarga yang terdampak.
Bencana galodo dan banjir bandang ini dilaporkan telah menelan lebih dari 300 korban jiwa serta masih menyisakan sejumlah korban yang hingga kini belum ditemukan. Kecamatan Palembayan menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah, dengan kerusakan signifikan pada permukiman warga dan fasilitas umum.
Tim gabungan yang turun ke lokasi dipimpin oleh Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi, S.Pd.I., MM., MA, bersama Fathul Bahri, S.IQ., S.Pd.I., Ade Wirman, S.Pd.I., Wandi Malin Bandaro, S.Pd.I., serta Wendra, S.Pd.I. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ketua DPD AGPAII Kabupaten Agam, Algusra, S.Ag., M.Pd, beserta jajaran pengurus.
Pantauan di lapangan menunjukkan suasana haru menyelimuti lokasi bencana. Para pengurus AGPAII mengaku merasakan guncangan emosional yang kuat saat menyaksikan langsung kondisi masyarakat terdampak, yang jauh berbeda dibandingkan hanya melihat melalui tayangan video atau pemberitaan media.
Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi, S.Pd.I., MM., MA, menegaskan bahwa kehadiran AGPAII ke Palembayan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian sosial terhadap sesama, terutama kepada guru-guru PAI yang terdampak musibah.
“AGPAII hadir bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk merasakan dan menguatkan duka saudara-saudara kita. Guru PAI adalah bagian dari keluarga besar AGPAII yang harus saling dikuatkan dalam kondisi apa pun,” tegas Rimelfi.
Sementara itu, Algusra, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian DPW AGPAII Sumbar dan DPD AGPAII Kota Pariaman yang hadir langsung di tengah musibah yang menimpa masyarakat Agam.
Algusra menilai bantuan dan kebersamaan yang ditunjukkan keluarga besar AGPAII sangat berarti bagi guru-guru PAI dan keluarga terdampak. Saat ini, sebagian korban masih mengungsi di rumah sanak famili sehingga belum seluruhnya dapat ditemui secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, DPW AGPAII Sumbar dan DPD AGPAII Kota Pariaman turut menitipkan bantuan melalui DPD AGPAII Kabupaten Agam untuk disalurkan kepada guru-guru PAI terdampak. AGPAII berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban, seraya mengajak seluruh pihak untuk terus berdoa dan bergandeng tangan, memohon kekuatan, kesabaran, serta perlindungan Allah SWT agar masyarakat Palembayan dan Kabupaten Agam segera bangkit dari musibah ini.
TIMMN45











