Merdeka45 News| Solok, Sumatera Barat — Gemerlap cahaya, riuh tepuk tangan, dan semangat ribuan warga mewarnai malam puncak Festival Lima Danau Tahun 2025 yang digelar di kawasan Danau Diatas, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sabtu malam (11/10/2025).
Dalam suasana penuh semarak itu, Bupati Solok H. Jon Firman Pandu, SH secara resmi menutup rangkaian kegiatan Festival Lima Danau yang telah berlangsung selama beberapa hari. Festival ini menampilkan berbagai kegiatan seni, budaya, serta pameran ekonomi kreatif yang melibatkan seluruh nagari di sekitar kawasan danau — mulai dari Danau Diatas, Danau Dibawah, Danau Talang, Danau Singkarak, hingga Danau Tuo.
Festival tahunan ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi wisata alam Kabupaten Solok yang dikenal dengan keindahan dan kesejukan alamnya. Di sisi lain, kegiatan ini juga memberi dampak positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM lokal yang ikut serta dalam pameran.
Dalam sambutannya, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan festival. Ia menegaskan bahwa Festival Lima Danau kini telah menjadi ikon pariwisata Kabupaten Solok yang memperkuat identitas budaya daerah.
“Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi momentum kebangkitan pariwisata daerah kita. Dari sini, kita perkenalkan keindahan alam Solok kepada Indonesia dan dunia. Semoga semangat ini terus tumbuh dan membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati disambut tepuk tangan meriah penonton.
Malam penutupan berlangsung meriah dengan beragam penampilan kesenian tradisional, drama musikal, tari kolosal, hingga suguhan musik dari artis nasional. Sorotan lampu panggung berpadu dengan udara dingin Alahan Panjang, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan di tepian Danau Diatas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jon Firman Pandu juga menyerahkan penghargaan kepada panitia, pelaku seni, dan komunitas kreatif yang telah berkontribusi besar dalam pelaksanaan festival.
Turut hadir pada acara malam puncak itu Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Solok, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Solok, Wali Nagari, serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah.
Penutupan Festival Lima Danau 2025 ini menjadi simbol semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan potensi wisata unggulan Kabupaten Solok. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun, membawa manfaat yang lebih besar bagi kemajuan pariwisata dan ekonomi.
TimMN45











