Nasional

Polres Humbahas Rangkul Tokoh Agama dan Adat Tolak Intoleransi Umat Beragama

×

Polres Humbahas Rangkul Tokoh Agama dan Adat Tolak Intoleransi Umat Beragama

Share this article

Merdeka45 News| Doloksanggul – Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K didampingi Kasat Intelkam IPTU Jaspis Simanjuntak serta perwakilan Pemkab Humbang Hasundutan,Fery J. Sitorus, menggandeng berbagai elemen masyarakat lintas agama untuk menyampaikan imbauan terkait pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama,dengan saling menghargai, dan mencegah gesekan sosial yang dapat merusak keharmonisan.

Himbauan itu disampaikan Kapolres Humbahas dengan menggelar kegiatan silaturahmi dan sinergi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat dalam upaya menolak segala bentuk intoleransi antar umat beragama di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan,Kamis 31 Juli 2025.

Para tokoh yang hadir menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan responsif dari Kapolres Humbahas dalam mengambil tindakan preventif, termasuk terobosan strategis untuk meredam potensi konflik antar masyarakat, suku, dan agama.

Kegiatan yang di ikuti Fery J Sitorus Kaban Kesbangpol Kabupaten Humbahas juga dihadiri Pdt. Robinsarhot Lomban Gaol – Praeses HKBP Distrik III Humbang,Pdt. Jhon Albert Saragih, M.Th – Bishop GKLI,Pastor Etus – Pastor Paroki Doloksanggul,Pdt. Goodman Tampubolon – Praeses GKI Kab. Humbahas,Pdt. Marbun – Ketua PGPI Kab. Humbahas,Pdt. Hutahaean – Korwil 9 GKPI,Tokoh masyarakat LADN Kab. Humbahas, Perwakilan Intel Kodim 0210 TU,Perwakilan BIN.

Dalam forum tersebut, para tokoh lintas agama dan masyarakat menyatakan komitmen dukungannya terhadap program Polres, serta menyampaikan pandangan dan imbauan secara berturut turut diantaranya,Praeses HKBP mengimbau agar setiap pemimpin gereja mengarahkan umatnya untuk tidak terpancing isu intoleransi yang berkembang, seperti kasus di Padang Sarai.

Praeses HKI berharap kepolisian dapat mendorong Pemda untuk menjalin komunikasi dengan paguyuban masyarakat Minang di Humbahas guna menyuarakan sikap penolakan terhadap tindakan intoleran.

Bishop GKLI mengingatkan agar masyarakat tetap hidup dalam nilai-nilai kasih sesuai ajaran agama.

Pastor Paroki Doloksanggul mengucapkan terima kasih atas inisiatif dialog ini dan siap menyampaikan imbauan kepada umat untuk menjaga ketertiban dan kedamaian.

Pada kesempatan itu, LADN Humbahas mengapresiasi langkah Polres dan meminta sinergi berkelanjutan dengan TNI-Polri guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas).

Pendeta GKPI menilai kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan melalui forum informal seperti coffee morning agar tercipta suasana damai.

Kesbangpol Pemkab Humbahas menyatakan dukungan penuh terhadap strategi Polri dalam meredam efek negatif dari isu-isu nasional seperti tindakan intoleransi dan persekusi di berbagai daerah.

Kapolres AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kerukunan antarumat beragama.

“Saya imbau kepada seluruh pemeluk agama agar tidak perlu khawatir dalam menjalankan ibadah. Saya pastikan dan jamin, di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan tidak ada tempat bagi intoleransi beragama. Kita semua bersaudara dalam kebhinekaan,” tegas Kapoores.

Polri, Pemkab Humbahas, dan tokoh-tokoh lintas agama bersinergi membuat langkah konkret dalam menjaga keharmonisan sosial.

Diharapkan melalui forum terbuka seperti ini, kehidupan antarumat beragama di Kabupaten Humbang Hasundutan tetap damai, toleran, dan saling menghormati dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Edison Ompusunggu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *