Merdeka45 News| Solok — Pemerintah Kabupaten Solok mulai menggerakkan langkah konkret dalam percepatan pengentasan kemiskinan melalui program labelisasi rumah penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2026.
Program ini menjadi salah satu strategi utama untuk memastikan bantuan tepat sasaran, transparan, dan akurat di tengah masyarakat.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Labelisasi Rumah Penerima Bansos yang digelar di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Rabu (15/04/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menuju Bansos yang Tepat Sasaran, Akurat dan Transparan”.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa labelisasi bukan sekadar penanda administratif, melainkan instrumen kontrol sosial untuk mencegah penyimpangan bantuan sekaligus mendorong penerima manfaat agar terus berupaya keluar dari garis kemiskinan.
“Program ini adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan bansos benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Kita ingin data yang akurat dan transparansi yang terjaga,” tegas Jon Firman Pandu.
Ia mengungkapkan, sebanyak 14.518 rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Solok yang tergabung dalam program Program Keluarga Harapan (PKH) akan dilakukan labelisasi secara bertahap.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Ir. Desmalia Ramadhanur, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintahan nagari, agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan terarah.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mempermudah proses monitoring dan evaluasi, serta memperkuat sistem pengawasan dalam penyaluran bantuan sosial.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Solok Bambang Suryanggono, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, hingga wali nagari se-Kabupaten Solok.
Pemerintah daerah juga tengah melakukan pemutakhiran data kemiskinan bersama Badan Pusat Statistik sebagai upaya memperkuat basis data dalam penyaluran bansos ke depan.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar program labelisasi ini berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dan diskusi yang dipimpin oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Solok, Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si.
TIMMN45












