Solok| Merdeka45 News – Pemerintah Kabupaten Solok bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Solok menggelar Pembinaan Statistik Sektoral yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Rabu (25/2/2026), di Ruang Rapat Gedung C Kantor Bupati Solok.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data pembangunan daerah sekaligus menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dinilai sangat penting guna memastikan tersedianya data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan yang efektif dan tepat sasaran hanya dapat terwujud apabila didukung oleh data statistik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Setiap kebijakan pemerintah harus berbasis data. Statistik sektoral yang dikelola dengan baik akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan serta mengukur capaian kinerja pemerintah daerah,” tegasnya.
Wakil Bupati juga mendorong seluruh OPD agar berperan aktif sebagai produsen data sektoral sesuai prinsip Satu Data Indonesia. Ia berharap pembinaan ini mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan data di masing-masing perangkat daerah.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Solok, Bambang Suryanggono, SST., M.Ec.Dev, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang bertujuan memotret struktur dan karakteristik perekonomian Indonesia secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar.
Menurutnya, hasil sensus tersebut akan menjadi basis data utama dalam penyusunan kebijakan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah, termasuk dalam perencanaan pengembangan UMKM, investasi, ketenagakerjaan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Laporan kegiatan disampaikan oleh Wisnu Dwi Jayanto, S.Si, selaku Kasubag Umum BPS Kabupaten Solok.
Ia menyebutkan bahwa pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman OPD terhadap penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memperkuat koordinasi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Solok.
Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Susi Sofianti Saidani, SH, MM, serta Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok Nafri, ST, MT, M.Sc, bersama jajaran kepala OPD lainnya. Melalui kegiatan ini, Pemkab Solok menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data demi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
TIMMN45











