SOLOK| Merdeka45 News – Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan garda terdepan dalam pembinaan akhlak generasi muda di Kabupaten Solok.
Penegasan itu disampaikan saat menyapa langsung para guru PAI SMA se-Kabupaten Solok yang tengah mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok, Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kamis (12/02/2026).
Kehadiran Bupati dilakukan di sela-sela agenda pembukaan Sosialisasi dan Advokasi Perpustakaan di aula gedung yang sama. Didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Solok, Eko Gunanto, S.Pd., M.Pd., Bupati menyempatkan diri berdialog hangat dengan para guru agama.
Dalam arahannya, Jon Firman Pandu mengajak seluruh guru PAI untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam membina nilai-nilai keagamaan peserta didik.
“Bapak dan Ibu Guru Agama Islam SMA Kabupaten Solok, mari kita berkolaborasi dalam pembinaan nilai-nilai agama anak-anak kita. Guru PAI adalah garda terdepan dalam membentuk akhlak dan karakter generasi penerus daerah ini,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan moral generasi muda, sehingga lahir sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh secara spiritual.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin serta memohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan amanah sebagai kepala daerah.
“Saya mohon maaf lahir dan batin, dan mohon doa dari Bapak dan Ibu semua agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban tugas,” ujarnya.
Suasana penuh keakraban pun tercipta ketika Ketua MGMP PAI Kabupaten Solok, Yoga Prasetyo, S.Pd.I., menanggapi dengan penuh canda, “Doa guru agama kita, Pak, insya Allah sangat makbul.” Pernyataan tersebut disambut senyum dan tawa ringan Bupati sembari mengucapkan terima kasih.
Sementara itu, Pengawas Guru Agama SMA se-Kabupaten Solok, Dance Yandriza, M.Si., menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap peran strategis guru agama dalam pembinaan karakter siswa.
Kegiatan MGMP PAI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Solok dan para guru agama demi terwujudnya generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Solok.
TIMMN45











