Nasional

Warga Mekarjati Pertanyakan Ketepatan Sasaran Bansos: Data Diduga Tidak Valid, Transparansi Dipertanyakan

×

Warga Mekarjati Pertanyakan Ketepatan Sasaran Bansos: Data Diduga Tidak Valid, Transparansi Dipertanyakan

Share this article

Merdeka45 News| Karawang – Sejumlah warga Jatimulaya 1 RT 01 RW 02, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, menyampaikan keluhan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah yang dinilai belum tepat sasaran dan tidak disertai informasi jelas dari pihak terkait.

Keluhan ini muncul setelah beberapa warga yang tergolong kurang mampu—tidak memiliki kendaraan, tidak memiliki pekerjaan tetap, bahkan sebagian hidup dalam kondisi ekonomi sulit—mengaku tidak kunjung terdaftar sebagai penerima bantuan, meski telah menyerahkan data lengkap kepada pihak lingkungan.

Berkas Sudah Diserahkan, Namun Jawaban Tidak Pernah Jelas

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa ia telah menyerahkan berkas kepada seseorang berinisial ADL untuk disampaikan kepada ketua RT, RW, dan diteruskan ke Puskesos. Namun hingga kini, warga tersebut belum mendapatkan informasi apakah dirinya masuk sebagai calon penerima bantuan atau tidak.

“Kami sudah serahkan persyaratan. Tapi mau tanya ke RT tidak jelas, ke RW juga sama, ke Puskesos pun tidak ada jawaban. Sementara yang merasa ‘mampu’ malah tetap dapat bantuan,” ujarnya kepada Merdeka45 News.

Warga menilai kondisi ini janggal karena beberapa penerima bansos justru memiliki kendaraan bermotor mewah dan penghasilan yang dianggap memadai. Hal ini menimbulkan dugaan adanya ketidaktepatan pendataan di tingkat lingkungan maupun di Puskesos.

Jawaban Ketua RW Dinilai Tidak Profesional

Saat warga mencoba meminta kepastian kepada Ketua RW 01/02, jawaban yang diberikan dinilai kurang serius dan tidak mewakili transparansi data yang diharapkan masyarakat.

“Belum ada. Nanti juga kalau ada mah dikasihkan,” begitu jawaban Ketua RW yang diterima warga.

Pernyataan tersebut menambah kekecewaan warga, karena dianggap tidak menunjukkan proses pendataan yang objektif, terstruktur, dan bertanggung jawab sebagaimana seharusnya dilakukan aparatur lingkungan.

Warga Pertanyakan Validitas Data Bansos

Warga semakin mempertanyakan kejelasan pendataan setelah melihat fakta bahwa:

  • Beberapa penerima bantuan tercatat memiliki kendaraan mewah bahkan memiliki kendaraan lebih dari satu.
  • Ada warga dengan penghasilan tetap yang masih masuk dalam daftar penerima.
  • Sebaliknya, warga yang benar-benar tidak memiliki penghasilan dan tidak memiliki kendaraan justru tidak terdata sama sekali.

Situasi ini menimbulkan dugaan bahwa data yang dikirimkan ke Puskesos tidak diverifikasi dengan benar, atau bahkan terjadi ketidaksesuaian data antara lapangan dan sistem.

Harapan Warga: Lurah dan Camat sekaligus bupati Turun Tangan

Atas situasi tersebut, warga Jatimulaya 1 meminta Lurah Mekarjati, Eki Gilang Pamungkas, serta Camat Karawang Barat untuk turun langsung mengecek proses pendataan bansos di lingkungan mereka.

Warga berharap dilakukan:

  • Evaluasi data penerima bansos secara menyeluruh.
  • Verifikasi ulang untuk memastikan penerima benar-benar memenuhi kriteria.
  • Transparansi dan penjelasan terbuka kepada warga mengenai hasil pendataan.
  • Tindakan tegas jika ditemukan manipulasi atau kesengajaan dalam pendataan.

Warga menilai bahwa bantuan sosial adalah hak masyarakat yang kurang mampu dan tidak boleh disalurkan berdasarkan kedekatan, perkiraan pribadi, atau data yang tidak valid.

Bagi warga, permasalahan ini bukan hanya soal bantuan, tetapi soal keadilan sosial dan tanggung jawab aparatur lingkungan dalam menjalankan tugasnya.

Kasus ini dilaporkan oleh warga kepada Merdeka 45 News Karawang sebagai bentuk aspirasi dan harapan agar pemerintah daerah dapat menindaklanjuti permasalahan ini secara serius dan profesional.

HB / Merdeka45 Karawang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *