Merdeka45 News| Jakarta – Setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan dan merayakan Hari Raya Idul Fitri, sekolah kami mengadakan kegiatan halal bihalal sebagai tradisi yang sarat makna. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Halal bihalal bukan hanya sekadar acara kumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga waktu yang tepat untuk saling memaafkan atas kesalahan yang mungkin terjadi selama berinteraksi sehari-hari. Dengan hati yang lapang dan penuh keikhlasan, semua pihak diajak untuk membersihkan diri dan memperkuat hubungan yang harmonis. Melalui kegiatan ini, kami berupaya menanamkan nilai-nilai kasih sayang, tolong-menolong, dan rasa saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. Halal bihalal di sekolah menjadi salah satu cara membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti halaman SDN PULOGEBANG 06 dan SDN PULOGEBANG 07 pada Senin pagi (30/03/2026). Seluruh siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6 berkumpul bersama jajaran Bapak/Ibu guru, staf Tata Usaha (TU), serta karyawan sekolah untuk melaksanakan kegiatan Halal Bihalal dalam rangka mempererat tali persaudaraan. Kegiatan Halal Bihalal pada awal masuk sekolah setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dilaksanakan dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, Bapak/Ibu Guru, serta Tenaga Kependidikan sebagai momen untuk saling bersilaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah. seluruh warga sekolah saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan sebagai wujud memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, serta menumbuhkan sikap saling memaafkan setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini juga menjadi awal yang baik untuk memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan hati yang bersih dan semangat baru. Kegiatan rutin tahunan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SDN PULOGEBANG 07 Ibu Catharina Yenny M.Pd. Dan ada juga kata sambutan dari Bapak Kepala Sekolah SDN PULOGEBANG 06 Paranggi Rismoko Hadi M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga lisan, saling memaafkan, dan menjaga kerukunan antar sesama warga sekolah sebagai perwujudan karakter islami.”Momen ini bukan sekadar tradisi, melainkan sarana bagi kita semua untuk membersihkan hati dan kembali bersemangat dalam menuntut ilmu dengan jiwa yang bersih,” ujar beliau di hadapan ratusan siswa. Pemandangan menarik terlihat dari kedisiplinan para siswa. Seluruh peserta didik tampak berbaris dengan sangat tertib dan rapi di halaman sekolah. Sejak awal acara hingga sesi bersalaman dimulai, para siswa menunjukkan sikap disiplin yang tinggi, mencerminkan nilai-nilai karakter yang selama ini ditanamkan di sekolah. Acara ditutup dengan sesi bersalam-salaman secara bergantian yang diikuti oleh seluruh siswa kepada Bapak/Ibu guru dan karyawan. Raut wajah ceria terpancar dari para siswa saat bisa berinteraksi langsung dan saling memaafkan dengan para pendidik mereka. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kekeluargaan di lingkungan SDN PULOGEBANG 06 dan SDN PULOGEBANG 07 semakin solid, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan penuh berkah. Salry Maria Matdalena Post navigation Wakil Bupati Solok Pimpin Upacara Harkitnas ke-118 di Arosuka, Teguhkan Semangat Kebangkitan Bangsa 1.061 Gerai Koperasi Merah Putih Diresmikan, Karawang Ambil Bagian Perkuat Ekonomi Desa