Nasional

Sumatera Barat Kabupaten Solok Wujud Kepedulian, Ustad Deri Sulaiman dan Willy Salim Bantu Realisasikan Jembatan Saniang Baka

×

Sumatera Barat Kabupaten Solok Wujud Kepedulian, Ustad Deri Sulaiman dan Willy Salim Bantu Realisasikan Jembatan Saniang Baka

Share this article

Merdeka45 News| Solok — Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Ustad Deri Sulaiman bersama Willy Salim, konten kreator nasional, dengan membantu merealisasikan pembangunan Jembatan Balai Lalang di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. (Minggu, 5/4/2026).

Pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat itu mulai dikerjakan sejak Jumat (3/4/2026).

Dimulainya proyek ini menjadi angin segar sekaligus harapan baru bagi warga yang selama ini terdampak putusnya akses utama.
Jembatan Balai Lalang merupakan salah satu urat nadi penghubung antar wilayah di Nagari Saniang Baka. Namun, jembatan lama hanyut diterjang banjir dan galodo pada akhir tahun 2025 lalu, sehingga aktivitas masyarakat sempat lumpuh.

Sejak kejadian tersebut, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu, bahkan berisiko, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat. Kini, melalui kepedulian para donatur, pembangunan jembatan kembali diwujudkan.

Masyarakat pun menyambutnya dengan penuh rasa syukur dan harapan besar agar akses transportasi kembali normal.

Tokoh masyarakat Solok, Drs. Antri Sopen, yang juga tokoh IWS Solok, mantan politikus dan anggota DPRD Kota Solok, menyampaikan apresiasi tinggi atas realisasi pembangunan tersebut.

Saat berbincang dengan awak media, ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi bentuk nyata kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat. Jembatan ini adalah urat nadi kehidupan warga. Ketika akses ini terputus, maka aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial juga ikut terganggu,” ujar Antri Sopen.

Ia juga menambahkan, bantuan dari Ustad Deri Sulaiman dan Willy Salim patut diapresiasi karena telah menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah mulia ini. Apa yang dilakukan beliau bukan hanya membantu infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali harapan masyarakat. Semoga ini menjadi amal ibadah dan menginspirasi banyak pihak untuk ikut peduli,” tambahnya.

Ia juga menilai, kehadiran jembatan ini nantinya akan kembali menghidupkan aktivitas masyarakat yang sempat terganggu pasca bencana.

Komitmen bantuan ini sebelumnya telah disampaikan langsung oleh Ustad Deri Sulaiman bersama Willy Salim saat momen berbuka puasa di bulan Ramadhan lalu.

“Ini janji kami kepada warga Saniang Baka. Jembatan ini harus kembali dibangun karena sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Ustad Deri Sulaiman.

Pengerjaan jembatan ini ditargetkan rampung dalam waktu 40 hari kalender. Masyarakat pun diharapkan turut mendukung agar proses pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Balai Lalang ini, masyarakat Nagari Saniang Baka menaruh harapan besar terhadap kembalinya kelancaran aktivitas serta meningkatnya kesejahteraan di masa yang akan datang.

TIMMN 45

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *