Merdeka45 News| Rohil – Camat Balai jaya Ifriadi Rusdiansyah S. STP. M. Si. Secara resmi membuka kegiatan konsultasi Publik Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang diselenggarakan oleh PT. Nusantara Andalan Permai pada hari kamis 19/02/26.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Aula kecamatan Balai Jaya kab Rohil, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Desa Balam Jaya Pak R. Nababan bebagai (RT) Tokoh masyarakat, M. Siregar, Pak Buyung Siahaan, Pak Sulaiman, perangkat kecamatan, Pak Eka Iskandar (KASIH) bhabinkamtibmas, Aiptu Sarmadan siregar, Ibu Susanti (kepala puskesmas), balai jaya, Ormas PBB Ketua Pac Balai Jaya A. Siregar, Organisasi SPI/SPTI, balam jaya Pak Suharno/Gepeng, Serta masyarakat yang berada dilingkungan kecamatan balai jaya
Konsultasi publik ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam menyusun dokumen AMDAL untuk rencana kegiatan operasional PT. NAP di wilayah kecamatan Balai Jaya.
Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasikan, nilai positif dan merumuskan langkah-langkah pengelolaan dampak lingkungan secara terbuka dan partisipatif sebelum proyek dilaksanakan.
Dalam sambutaan, camat balai jaya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekedar formalitas, melainkan forum dialok terbuka yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik, maupun harapan terhadap rencana kegiatan perusahaan.
Transparansi dan partisipasi publik adalah dua pilar utama dalam pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui konsultasi publik AMDAL ini, kami berharap suara masyarakat benar-benar didengar dan menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan ujar pak Ifriadi Rusdiansyah S. STP. M. Si.
Beliau juga menyampaikan aspirasi kepada PT. NAP yang telah menjalankan kewajiban konsultasi publik sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku serta mengajak seluruh peserta untuk aktif terlibat dalam diskusi.
Tim penyusun AMDAL dari Pihak konsultan memaparkan potensi dampak dari aktivitas perusahaan terhadap aspek lingkungan,sosial, dan ekonomi serta menyampaikan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang akan dilakukan.
Peserta konsultasi publik turut menyampaikan berbagai masukan, seperti peluang kerja untuk masyarakat lokal.
Pihak PT NAP menyatakan komitmennya untuk menjalin komunitas yang intensif dan kolaboratif dengan pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat selama proses kegiatan berlangsung agar setiap potensi dampak lingkungan dapat di kelola dengan baik dan tidak merugikan warga.
Kegiatan ini mencerminkan semangat dan keterbukaan dan tanggung jawab lingkungan, serta memperkuat kemitraan antar sektor swasta dan pemerintah dalam mendorong pembangunan yang selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Ronal maruasas Sihombing











