Merdeka45 News| DOLOKSANGGUL – Dua orang warga desa Lobutolong Habinsaran kecamatan Paranginan Kabupaten Humbang Hasundutan(Humbahas)meregang nyawa saat petir menyambar mereka ketika berteduh di gubuk tempat nereka bekerja bersama empat orang lainnya, Sabtu (9/8/2025).
Kejadian naas itu terjadi sekitar jam 16.wib ketika mereka sedang berteduh karena hujan deras dan angin kencang mengguyur daerah persawahan tempat mereka bekerja di desa Lumban Barat
Datangnya hujan sore itu mengundang kegembiraan dan rasa bersyukur masyarakat karena kedatangan hujan sudah lama dinantikan dan ditunggu tunggu masyarakat karena kemarau yang berkepajangan hampir empat bulan.
Sontak, tiba tiba kegembiraan itu berubah mencekam menjadi mala petaka,saat Petir menggelegar di tengah hujan deras dan menyambar sekelompok warga yang tengah berteduh di sebuah pondok perladangan karena hujan turun,mengakibatkan dua orang tewas serta satu orang lainnya mengalami luka ringan.
Camat Paranginan Biduan Silaban didampingi Kepala Desa Lobutolong Habinsaran Suparna Giatmo Sianturi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan mengatakan bahwa kedua korban meninggal dunia Janner Siregar , Marusaha Siregar sempat.dilarikan ke RS St.Lusia Siborong borong,namun kedua korban sudah tak tertolong lagi karena sudah meninggal.
Kepala Desa Lobutolong Habinsaran Suparna Giatmo Sianturi mengatakan bahwa warga desanya bersedih atas kejadian itu bahkan kata dia, salah seorang korban yang meninggal dunia meninggalkan dua orang anak masing masing masih kelas VI SD dan SMP yang juga sudah ditinggal Ibu mereka”saya sangat berharap perhatian pemerintah terhadap kedua anak ini’kata Suparna berharap.
Informasi yang dapat dihimpun dari masyarakat, mereka ada 6 Orang yang bekerja dipersawahan, saat hujan turun mereka ber – 6 berteduh ke pondok, namun petir menyambar 3 orang mengakibatkan satu orang meninggal, satu orang kritis dan akhirnya juga meninggal, dan satu orang lagi luka ringan dan yang tiga orang lagi selamat.
Edison Ompusunggu











