Merdeka45 News| Solok — Dinamika pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok mulai menjadi perhatian publik. Sejumlah nama bermunculan sebagai kandidat potensial, salah satunya Mohammad Djoni yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas mumpuni di lingkungan birokrasi pemerintahan daerah, Jumat (1/5/2026).
Mohammad Djoni sering di panggil pak Jo,saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok.
Sebelumnya, ia juga pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Solok.
Pengalaman di dua perangkat daerah penting tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk menduduki kursi Sekda, yang memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah serta memastikan sinkronisasi kebijakan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Seorang tokoh masyarakat Kabupaten Solok yang enggan disebutkan namanya menilai Mohammad Djoni ( Pak Jo) merupakan figur internal yang memahami kondisi daerah dan memiliki kemampuan manajerial yang baik.
“Beliau punya pengalaman birokrasi yang panjang, memahami tata kelola pemerintahan, dan sudah cukup teruji dalam memimpin OPD strategis. Ini menjadi nilai tambah jika dipercaya mengemban amanah sebagai Sekda,” ujarnya.
Menurutnya, figur dari kalangan internal memiliki keunggulan tersendiri karena memahami karakter organisasi, kebutuhan daerah, serta tantangan pembangunan yang sedang dihadapi Kabupaten Solok.
Selain itu, Mohammad Djoni / pak Jo juga dikenal dekat dengan Bupati Solok, Dr. H. C. Jon Firman Pandu, SH. Kedekatan tersebut disebut sebagai bagian dari hubungan kerja yang telah terjalin sejak lama.
“Publik tentu mengetahui kontribusi beliau dalam perjalanan politik maupun pemerintahan saat ini. Namun yang terpenting tetap kapasitas dan kemampuan kerja,” katanya.
Meski demikian, masyarakat berharap proses penentuan Sekda tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, transparan, objektif, dan profesional.
Jabatan Sekda merupakan posisi strategis dalam pemerintahan daerah karena menjadi penggerak utama birokrasi, sekaligus penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat kerja.
Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Solok belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal maupun tahapan pengisian jabatan Sekda tersebut.
Publik berharap, siapa pun figur yang nantinya terpilih, mampu membawa birokrasi Kabupaten Solok semakin efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
TIMMN45











