Merdeka45 News| Solok, Sumatera Barat – Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya turun langsung ke Kabupaten Solok, Senin (1/12/2025). Kunjungan tersebut menjadi perhatian publik karena membawa sejumlah pesan penting, termasuk harapan pemerintah daerah agar pemangkasan APBD Rp222 miliar dapat dikembalikan demi percepatan penanggulangan bencana.
Setibanya di Posko Utama Penanggulangan Bencana di Kompleks Islamic Center Koto Baru, Bima Arya disambut Wakil Bupati Solok, Ketua DPRD Kabupaten Solok, serta unsur Forkopimda seperti Kapolres Solok Kota, Dandim 0309 Solok, Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Wakil Ketua DPRD H. Armen Plani, dan para kepala OPD.
Dalam arahannya, Bima Arya menyampaikan pesan permohonan maaf dari Presiden RI yang tengah melakukan agenda kenegaraan di Sumatera Utara. “Presiden menitipkan salam dan permohonan maaf. Saya diperintahkan memastikan pemerintah pusat hadir membantu masyarakat Solok yang terdampak,” tegasnya.
Wamendagri juga menekankan pentingnya penyaluran logistik yang cepat dan tepat sasaran. Pemerintah pusat memastikan akan mengirimkan bantuan tambahan. Pada kunjungan ini, Wamendagri membawa bantuan berupa 750 kg beras, 30 dus mie instan, dan 100 lembar sarung, yang diterima pemerintah daerah untuk disalurkan ke warga Kecamatan Junjung Sirih.
Tidak hanya soal bantuan pangan, Bima Arya langsung menyoroti pelayanan administrasi kependudukan bagi korban bencana. Ia meminta Disdukcapil Kabupaten Solok membuka layanan proaktif bagi warga yang kehilangan dokumen kependudukan. “Ini masa darurat, jangan sampai masyarakat dipersulit hanya karena urusan dokumen,” ujarnya tegas.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan gambaran lengkap kondisi daerah: kerusakan infrastruktur, ancaman material kayu dan lumpur, hingga jumlah pengungsi yang masih membutuhkan penanganan serius. Tetapi yang tidak kalah penting, ia menyoroti kemampuan keuangan daerah yang tertekan akibat pemangkasan APBD sebesar Rp222 miliar.
Pemkab Solok berharap pemerintah pusat dapat mengembalikan anggaran tersebut untuk mendukung percepatan pemulihan. Menanggapi hal ini, Bima Arya menyatakan bahwa permintaan tersebut sangat relevan. “Ini akan saya laporkan langsung kepada Mendagri Tito Karnavian. Semoga bisa diakomodir oleh Menteri Keuangan,” tuturnya.
Kunjungan Wamendagri ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Usai pertemuan di posko, rombongan melanjutkan peninjauan ke titik-titik terparah yang terdampak banjir.
TIMMN45











